Senin, 08 September 2008

Tekstur

· Pengertian Tekstur

Tekstur adalaha kualitas tertentu suatu permukaan yang timbul sebagai akibat dari struktur 3 dimensi.


Gambar 01: Tekstur suatu permukaan

Texture (tekstur) adalah unsure rupa yang menunjukkan rasa permukaan bahan, yang sengaja dibuat dan dihadirkan dalm susunan untuk mencapai bentuk rupa, sebagai usaha untuk memberikan rasa tertentu pada permukaan bidang pada perwajahan bentuk pada karya seni rupa secara nyata atau semu.

Tekstur adalah titik-titik kasar atau halus yang tidak teratur pada suatu permukaan.

Titik-titik ini dapat berbeda dalam ukuran ukuran, warna, bentuk atau sifat dan karakternya, seperti misalnya ukuran besar kecil, warna terang gelap, bentuk bulat, persegi atau tak beraturan sama sekali atau lain-lain. Suatu tekstur yang susunannya agak teratur, maka dapat maka dapat disebut sebagai corak (PATTERN).

ü Skala, jarak pandang, dan cahaya adalah factor-faktor penting yang mempengaruhi persepsi kita terhadap tekstur da permukaa yang ditunjukkannya.

Semua material mempunyai tingkat tekstur tertentu. Tetapi, semakin halus skala pola teksturnya, akan semakin halus pula penampilannya.

Skala relative suatu tekstur dapat mempengaruhi penampilan dan posisi actual suatu bidang dalam ruang. Tekstur dengan urat-urat yang mempunyai arah tertentu dapat mempertegas panjang atau lebar suatu bidang. Tekstur yang kasar dapat membuat sebuah bidang terlihat seakan-akan lebih dekat, memperkecil skalanya, dan menambah bobot visualnya. Secara umum, tekstur cenderung mengisi secara visual ruang di mana tekstur itu berada.

Gambar 02: Tampak dekat-jauh suatu benda dan kesan yang ditimbulkuannya

· Jenis-Jenis Tekstur

Tekstur buatan (Artificial texture), merupakan tekstur yang sengaja dibuat atau hasil penemuan: kertas, logam, kaca, plastic dan sebagainya.

Tekstur alami (Natural teksture), merupakan wujud rasa permukaan bahan yang sudah ada secara alami, tanpa campur tangan manusia: batu, pasir, kayu, rumput, dan lain sebagainya.

Tekstur primer, yaitu tekstur yang terdapat pada bahan yang hanya terdapat dilihat dari jarak dekat.

Tekstur sekunder, yaitu tekstur yang dibuat dalam skala tertentu untuk memberikan kesan visual yang proporsional dari jarak jauh.


Gambar 03: tekstur primer dan sekunder

ü Ada dua jenis dasar tekstur,

1. Tekstur rill adalah tekstur yang memang nyata dan dapat dirasakan dengan sentuhan.

2. Tekstur visual adalah tekstur yang hanya terlihat dengan mata.


Gambar 04: tekstur fisik dan tekstur visual

ü Tekstur menurut bentuknya dapat dibedakan menjadi:

1. Tekstur halus, adalah permukaannya dibedakan oleh elemen-elemen yang halus atau oleh warna.

2. Tekstur kasar, adalah permukaannya terdiri dari elemen-elemen yang berbeda baik corak, bentuk maupun warna.

· Fungsi Tekstur

Dapat memberikan kesan pada persepsi manusia melalui penglihatan visual, seperti misalnya pada suatu bidang rata yang mempunyai perbedaan warna, maka warna yang gelap terlihat sebagai bayangan warna yang terang sehingga timbul kesan seolah-olah bidang tersebut tidak rata.


Gambar 05: bentuk dinding dari depan dan samping

Secara keseluruhan maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa dengan pengolahan tekstur yang baik, maka tata ruangluarnya akan menghasilkan kesan dan kualitas ruang yang lebih menarik.

SUMBER

D. K. Ching, Francis.1996. Ilustrasi Desain Interior. Jakarta: Erlangga.

Hakim, Rustam.1993. Unsur Perancangan Dalam Arsitektur Lansekap. Jakarta: Bumi Aksara.

Kartika Sony, Dharsono. 2004. Pengantar Estetika. Bandung: Rekayasa Sains

Tidak ada komentar: